Tiga tentara Israel itu berasal dari Batalyon 50 di Brigade Nahal yang berpartisipasi dalam serangan besar di Rafah.
IDF mengidentifikasi ketiganya yaitu Ido Apel (21), Uri Bar Or (21), dan Amir Galilov (20).
Ketiganya tewas dalam ledakan alat peledak di sebuah gedung di kota Rafah, selatan Jalur.
Sebelumnya, Radio Angkatan Darat Israel mengungkapkan lima tentara Israel lainnya terluka, tiga di antaranya terluka parah.
Media itu melaporkan pasukan Israel dari Batalyon 50 di Brigade Nahal memasuki sebuah gedung di Rafah setelah sebuah rudal anti-tank diluncurkan ke arah kendaraan tersebut.
Rudal itu memicu ledakan alat peledak yang ditanam di dalam gedung dan menyebabkan tiga tentara Israel tewas dan lainnya luka berat.
Brigade Al-Qassam: 4 Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Rafah
Sayap militer gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas), Brigade Al-Qassam, mengatakan para pejuangnya melakukan operasi kompleks pada Selasa (28/5/2024).
Brigade Al-Qassam memancing pasukan Israel untuk melakukan penyergapan di timur Rafah.
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan