KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mengomentari tentang utang luar negeri Indonesia selama pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Pada akhir pekan lalu, Jusuf Kalla mengutip pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, yang menyebut bahwa Indonesia membayar utang lebih dari Rp 1.000 triliun dalam setahun.
Hal ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah Indonesia sejak merdeka. Menurut Jusuf Kalla, perlu dilakukan perubahan agar utang tidak menumpuk dan menimbulkan masalah sosial yang lebih luas.
Baca Juga: Wapres Jusuf Kalla bilang pemerintah jangan asal banyak berutang
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pembayaran utang Indonesia hingga saat ini masih terjaga.
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis