Setidaknya terdapat 40 persen barang mewah yang dibuat dengan penambahan "Made in Italy", namun berasal dari China.
Tak hanya Dior, sebulan yang lalu brand mewah dari Giorgio Armani juga diketahui terkena skandal yang serupa.
Melihat adanya hal ilegal yang dilakukan oleh Dior ini membuat banyak dari netizen Korea Selatan terkejut dan tersulut emosi.
Rekomendasi parfum lokal Indonesia oleh Suhay Salim, aroma floral yang memukau dan berkualitas internasional: Cocok untuk tampil berwibawa
"Aku tidak percaya tas Dior yang ku beli di kantor pusat 100 persen dibuat di China," tulis Netizen Korea Selatan.
"Sudah lama kualitas Dior menurun, sekarang aku biasanya memilih Miu Miu atau Fendi ketika membeli barang mewah baru," tulis netizen lainnya.
Sekarang pihak dari berwenang Italia terus menyelidiki kasus ini yang membuat produsen fashion di Italia terganggu.***
Sumber: hops
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Deddy Corbuzier Beri Bantuan Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah: Kronologi & Kritiknya
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional