Pangeran Sultan mendapat label warga negara Arab Saudi pertama, Arab pertama, muslim pertama, dan anggota keluarga kerajaan pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa.
Pada tahun 2018, negara di bawah kepemimpina Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman (Pangeran MBS) ini mendirikan Komisi Luar Angkasa, salah satu proyeknya mengirim astronaut ke angkasa luar.
Program beasiswa bagi yang tertarik belajar angkasa luar juga digenjot.
بعد ما خلصت تجاربي لليوم صادف مرورنا فوق مكة المكرمة ، Melakukan Riset Selama di luar angkasa, Rayyanah dan Ali al-Qarni ini melakukan riset. Mereka juga berinteraksi dengan sekelompok pelajar di daratan Arab Saudi lewat radio menceritakan pengalaman luar biasa mereka tinggal di luar angkasa. Selain Rayyanah dan Ali al-Qarni, misi ke ISS ini juga diikuti mantan astronaut NASA, Peggy Whitson, serta pebisnis sekaligus pembalap dan pilot asal AS, John Shoffner. Whitson memegang rekor astronaut dengan durasi kumulatif di ISS terlama, mencapai 665 hari. Keempat astronaut ini akan menjalankan misi sekitar satu minggu hingga kemudian mendarat kembali di lepas pantai Florida, AS. Sumber: kumparan
نور على نور ✨ #نحو_الفضاء
Makkah from the space ✨#KSA2Space pic.twitter.com/rh3kZnJw0N
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan