Ia menyebut bahwa Jokowi hanya berfokus dalam membangun jalan tol, tetapi tidak memperhatikan jalan di tingkat kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan.
“Mau dibandingkan dengan SBY, dia melakukan pembangunan walaupun tidak sepanjang yang dibuat Jokowi, tetapi ini lebih berguna daripada yang dibuat Jokowi. Karena SBY memperhatikan hal yang langsung masuk ke dalam upaya untuk menghubungkan HAP (Harga Acuan Pembelian) ekonomi itu,” ungkapnya.
Menurut Rocky ketika Jokowi membangun jalan tol, tetapi jalan tolnya tidak terhubung dengan jalan kecamatan.
Jadi buat apa ada jalan tol kalau jalan menuju desa itu bolong seperti yang ada di Lampung.
Ia kemudian menganalogikan pembangunan infrastruktur di era Jokowi sama seperti membangun punggung, tetapi rusuknya tidak ada.
“Orang yang ada punggung tanpa rusuk itu pasti lunglai tidak bisa berdiri. Ada jalan tol, tetapi jalan-jalan kabupaten itu nggak diperbaiki, ya sama aja,” tukasnya. [IndonesiaToday/WE]
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!