“Posisi saya bonceng waktu itu. Melihat ke belakang gelap sekali,” ujarnya.
Keanehan mulai Nachwan rasakan ketika memasuki wilayah hutan pinus. Ia merasa ada sesuatu terbang. Sekelebat ia melihat itu sosok perempuan berpakaian putih. Sempat hilang tapi kemudian muncul lagi.
“Iya, terbang memutar di atas kami. Entah kuntilanak, entah wewe gombel. Kemunculannya yang kedua, saya tidak berani menatap. Tubuh saya kaku,” ceritanya.
Nachwan sempat lega karena kemudian di perjalanan bertemu dengan bus dan sebuah mobil sedan. Tapi bukannya hilang, sosok perempuan tadi masih mengikuti. Kali ini malah bersuara.
“Suaranya lirih tapi jelas banget di telinga saya. Ya, suaranya kaya tertawa dan benda terbang begitu,” ungkap Nachwan.
Sumber: radarsemarang.jawapos.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis