NARASIBARU.COM - China mengerahkan ratusan polisi ke kota Nagu, provinsi Yunnan setelah bentrokan meletus di wilayah itu atas rencana penghancuran sebagian masjid.
Berdasarkan laporan yang dimuat Malaymail pada Selasa (30/5), pemerintah Yunnan berencana melanjutkan upaya meruntuhkan empat menara dan atap kubah Masjid Najiaying yang memicu kemarahan masyarakat Muslim di Nagu.
"Mereka ingin melanjutkan penghancuran paksa... Masjid adalah rumah bagi umat Islam seperti kami. Jika mereka mencoba merobohkannya, kami pasti tidak akan membiarkan mereka," tambahnya.
Kerusuhan sendiri meletus sejak akhir pekan kemarin, dengan para aparat keamanan membawa pentungan dan tameng anti huru hara untuk memukul massa di luar masjid yang melemparkan benda ke arah mereka.
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis