Raffi menjelaskan, "Sudah ada kurang lebih 10 juta WNI yang bekerja di luar negeri, 5 juta terdaftar, 5 juta gak terdaftar. Yang gak terdaftar kasihan."
Setelah tagar PergiMigranPulangJuragan disarankan oleh Raffi Ahmad untuk menggantikan KaburAjaDulu, reaksi netizen ternyata menolak keras. Beberapa bahkan mempertanyakan kredibilitas Raffi sebagai utusan khusus presiden.
"Gunanya dia jadi stafsus apa ya?" tanya @V3***.
"Apa hak Anda untuk kami para rakyat ini mengganti hashtag?" kata @Arm***.
"Setiap tagar yang muncul itu memiliki arti, dan KaburAjaDulu bentuk perlawanan rakyat," ungkap @Pe***.
"Hashtag baru bisa berubah sesuai kehendak lu kalau rakyat diberi ruang hidup yang layak dan kondusif. Kalau semua rakyat hidupnya kayak mas Raffi, ya, bisa diubah hashtag-nya," kata @qim***.
Sumber: inews
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi