Kini, akun tersebut sudah lama tidak aktif.
Ibu guru SR terakhir memposting video pada 29 Maret 2022.
Respons DPRD Jember
Sekretaris Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Indi Naida, memberikan komentarnya terkait ibu guru SR.
Ia mengaku sudah melihat video tak senonoh yang bersangkutan.
Indi menegaskan, apa yang dilakukan ibu guru SR tidak patut dicontoh.
"Walaupun (pelaku) adalah guru magang, tetapi anda seorang guru yang seharusnya memberikan contoh yang baik untuk anak didik," katanya, dikutip dari TribunJatim.com.
Ia juga berpendapat, video viral tersebut bisa mencoreng nama baik Kota Jember.
Oleh karenanya, Indi mendorong polisi bergerak melakukan pendalaman.
"Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, karena Jember dikenal dengan kota santri, sehingga moralitas tenaga pendidik dan publik figur harus diperhatikan," imbuhnya.
Terakhir, Indi juga menyorot peran sekolah saat melakukan perekrutan guru baru.
Ia meminta sekolah untuk lebih selektif dan berhati-hati.
"Sebelum menerima guru tersebut harus melakukan tes atau wawancara tentang kesiapannya menjadi tenaga pendidik," tandas dia.
Informasi tambahan, video syur ibu guru SR tersebar luas di berbagai platform media sosia.
Terdapat sejumlah video tak senonoh.
Salah satunya saat ibu guru SR memamerkan area sensitifnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis