Namun, dia tidak mau menghadapi mereka dengan emosi. Loyola ingin melawannya dengan data dan fakta, karena itulah dia mulai mempelajari Islam.
Ia mulai membaca Alquran dan pergi ke masjid di Nebraska. Saat itu masjid tersebut sedang mengadakan open house.
Tanpa malu-malu, Loyola hadir dan mengajukan pertanyaan di sesi tanya jawab.
Dirinya bertanya seputar warisan untuk laki-laki dan wanita yang berbeda porsinya. Kemudian isu terkait Islam dan terorisme.
Dia pun mendapat jawaban yang masuk akal dan menerima jawaban dari imam Masjid Nebraska.
Hingga akhir sesi, Loyola kembali bertanya tentang alasan Islam mengharamkan makan daging babi.
Terkait hal itu, Loyola mendapat jawaban singkat tapi bisa dipahami dan diterima dengan akalnya.
"Karena memang begitu. Itulah yang diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta'ala," jawab imam masjid.
Setelah berbagai kejadian dilalui, akhirnya pada 10 Desember 2015, Sersan Loyola yakin masuk Islam dan disusul keluarganya yang juga ikut menjadi mualaf.
Tangis haru yang ia rasakan, bahkan sebagai tentara dia tidak pernah melakukannya di depan umum. [IndonesiaToday/Oke]
Sumber: nasional.okezone.com
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup