Sebelum peristiwa itu terjadi, sambung Yamin kedua kendaraan terlihat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sehingga menyebabkan tubuh korban terpental beberapa meter.
“Saat kejadian, masih gelap. Saya berada di rumah yang tidak jauh dari lokasi. Tiba-tiba terdengar suara keras. Saya keluar dan mendekati mayat korban, dan saya mencium bau arak (minuman keras),” ujar Yamin.
Hal senada juga diungkapkan Yadi, warga setempat. Ia menduga korban mengendarai motornya dalam keadaan mabuk.
Menurutnya, minibus Panther yang mengangkut tiga orang, yakni sopir, istri, dan anaknya, dalam perjalanan dari arah Barat (Magetan) menuju Pasar Sleko, Madiun, untuk berjualan.
Sumber: bogor-today
Artikel Terkait
Polisi di Asahan Tabrak 4 Motor dan Kabur: Kronologi Lengkap & Penyelesaian Damai
Viral Petugas Kemenhub Dituding Pungli Rp150 Ribu ke Relawan Bantuan Aceh, Ini Fakta dan Bantahannya
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Kronologi KDRT, Penyebab, dan Penjelasan Resmi Kodam
Istri di Konawe Diceraikan Suami PPPK yang Hamili Rekan Kerja: Kronologi & Dampak Hukum