Baca Juga: Mobil Dinas Kuansing Alami Kecelakaan, Diduga Disalahgunakan oleh Anak Pejabat
Zulkarnaen menjelaskan bahwa kondisi jalur Lintas Tengah Sumatera sedang padat, terutama setelah penutupan Jalan Lintas Timur di Pangkalan Kerinci akibat banjir. Tingginya intensitas kendaraan, ditambah dengan curah hujan tinggi, mengakibatkan beberapa ruas jalan mengalami ambrol dan pergeseran tanah, termasuk di Koto Baru Singingi Hilir.
Berkat respons cepat Bupati Suhardiman Amby, koordinasi terhadap perbaikan jalan pun segera dilakukan. "Otomatis intensitas kendaraan makin padat, ditambah situasi curah hujan tinggi. Akibatnya beberapa ruas jalan terancam ambrol dan mengalami pergeseran tanah, salah satunya di Koto Baru Singingi Hilir," jelas Zulkarnaen.
Camat Singingi Hilir, Nasrul, menyatakan bahwa proses perbaikan sudah berlangsung. "Ini semua berkat koordinasi baik antar lembaga kita. Kami atas nama masyarakat Koto Baru, berterimakasih atas reaksi cepat Pak Bupati Suhardiman Amby, Dinas PUPR Kuansing, dan Satker Jalan Nasional," ucapnya, mengakhiri pernyataannya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pacunews.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas