“Kami datang saat salat ashar dan menanyakan langsung (kejadian ini) ke jemaah masjid,” ujar Kombes Ngajib kepada wartawan Selasa malam.
Dia menegaskan saat ini pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku penyerangan jemaah salat subuh tersebut.
“Kita masih menjari,” kata dia.
Dikatakan oleh Kombes Ngajib bahwa korban penyerangan tersebut bukan orang sekitar. Korban juga belum membuat laporan terkait hal ini.
Terakhir, dia amat menyesalkan tindakan penyerangan terhadap jemaah salat, terlebih hal ini dilakukan di dalam masjid serta bertepatan juga dengan bulan suci Ramadhan 2024.
"Masjid adalah tempat yang suci dan tempat beribadah," tandasnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas