Lanjut dia, parpol harus menjadi sumber utama penyuplai kader-kader politik yang mumpuni.
“Karena selama ini partai sekadar loket yang dipakai oleh oligarki untuk menaruh orang-orangnya supaya bisa membenarkan kebijakan di pusat maupun daerah. Sekali lagi, isu ini atau keputusan ini melegakan partai politik,” ungkapnya.
Akademisi yang dikenal kritis ini menyebut putusan ini memberikan kesempatan besar buat parpol membenahi internal pengkaderan.
“Ini kesempatan secara institusional untuk memperkuat proses pengkaderan partai. Jadi, kita paham bahwa hal-hal semacam ini menguntungkan sistem demokrasi kita,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo, Staf Bersihkan Sepatunya
Target PSI 2029 di Jawa Tengah Dinilai Mimpi, Ini Analisis Pengamat Politik
Roy Suryo Bongkar Klaim Eggi-Damai Bawa Misi TPUA ke Jokowi: Pengurus Inti Membantah