NARASIBARU.COM - Anggota Komisi II DPR Indrajaya angkat bicara soal Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid yang meminta maaf terkait pernyataannya yang menyebut semua tanah adalah milik negara. Menurut dia, sikap terbuka dan kesediaan untuk mengakui kekeliruan adalah contoh positif.
Dia menegaskan, seorang pejabat memang seharusnya meminta maaf jika pernyataan yang disampaikannya tidak tepat dan menimbulkan kegaduhan.
“Pernyataan maaf tersebut menunjukkan bahwa Menteri Nusron memiliki keberanian dan kerendahan hati untuk meluruskan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ini langkah baik untuk menjaga kepercayaan publik,” kata Indrajaya, Selasa (12/8/2025).
Kendati demikian, dia mengingatkan agar permintaan maaf tersebut menjadi momentum bagi Kementerian ATR/BPN untuk segera fokus menangani permasalahan besar di sektor pertanahan, khususnya praktik mafia tanah yang merugikan rakyat kecil dan menghambat investasi.
Artikel Terkait
Megawati Institute Resmi Beroperasi: Think Tank Pancasila Diresmikan di Rakernas PDIP ke-53
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo Dikonfirmasi Sekjen ReJo
Megawati Tiba di Rakernas PDIP 2026 Didampingi Prananda Prabowo: Tema & Agenda
Eggi Sudjana Minta Pencabutan Cekal Usai Temui Jokowi: Alasan & Dampaknya