Buni Yani Sebut Taktik Pecah Belah Jokowi dengan Tersangka Pencemaran Nama Baik Tak Akan Berhasil
NARASIBARU.COM - Peneliti media dan politik Buni Yani memberikan tanggapan terkait langkah dua tersangka dugaan fitnah dan pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Keduanya diketahui menemui ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis sore, 8 Januari 2026.
Buni Yani menilai bahwa politik pecah belah yang dijalankan Jokowi dengan menerima kunjungan Eggi dan Damai di kediamannya diprediksi tidak akan membuahkan hasil.
"Jangan sedih, dunia berjalan seperti adanya. Pejuang bergabung dengan pejuang, pengkhianat dengan pengkhianat," ujar Buni Yani seperti dikutip dari akun Facebook pribadinya pada Sabtu, 10 Januari 2025.
Artikel Terkait
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi untuk Restorative Justice
Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Blunder: Analisis dr Tifa & Refly Harun
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra: Langkah Kunci Independensi BI untuk Deputi Gubernur
Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Pertanyakan Verifikasi Partai di KPU