Menurut Eep, ketidaksiapan Jokowi bukan ditunjukkan setelah pensiun dari jabatan presiden, namun sebelumnya atau saat masih berkuasa.
"Yaitu Ketika dia punya peranan yang amat sangat besar terjadinya perubahan persyaratan capres-cawapres menjadi puteranya (Gibran Rakabuming Raka) menjadi memenuhi syarat," kata Eep.
Dari situlah Eep melihat Jokowi merupakan orang yang paling cemas meninggalkan kekuasaan yang sudah 10 tahun didudukinya.
"Ketika ada anaknya di situ, maka dia seperti meninggalkan jejak kekuasaan," pungkas Eep.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?