Bahlil Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo: "Demi Merah Putih, Nyawa Pun Kami Berikan" untuk Swasembada Energi
NARASIBARU.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa upaya pemerintah dalam membangun fasilitas produksi BBM (Bahan Bakar Minyak) dalam negeri tidak disukai oleh banyak pihak. Pernyataan tegas ini disampaikannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Bahlil menegaskan target besar pemerintah ke depan adalah menghentikan impor BBM jadi. Indonesia hanya akan mengimpor minyak mentah, yang kemudian akan diolah di fasilitas dalam negeri seperti RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan.
"Kalau ini kita mampu lakukan, gerakan-gerakan tambahan ini semakin tipis. Setelah ini ramai lagi di sosmed karena dianggap Menteri ESDM potong-potong jalur barang impor. Tapi tidak ada masalah, demi merah putih jangan harta, nyawa pun kita kasih," ujar Bahlil dalam pidatonya yang berapi-api.
Artikel Terkait
Luhut Bantah Punya Saham Toba Pulp Lestari: Klarifikasi Lengkap dan Usulan ke Prabowo
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo, Staf Bersihkan Sepatunya
Target PSI 2029 di Jawa Tengah Dinilai Mimpi, Ini Analisis Pengamat Politik