Partai Baru Incar Kekuasaan Tanpa Ideologi yang Kuat, Begini Analisis Pakar
Kehadiran partai politik baru di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dua partai baru, Partai Gema Bangsa (PGB) dan Partai Gerakan Rakyat (PGR), langsung mengunci dukungan untuk calon presiden di Pilpres 2029.
Analis politik Nurul Fatta memberikan pandangan kritis terhadap fenomena ini. Menurutnya, banyak partai baru saat ini mengusung semangat nasionalis religius, namun tanpa ideologi yang jelas dan tegas.
Partai "Catch-All" yang Pragmatis
Fatta menjelaskan, partai-partai ini berusaha merangkul semua golongan tanpa arah ideologis yang pasti. "Hal ini membuat mereka terlihat seragam dan hanya pragmatis dalam mencari kekuasaan, atau yang disebut sebagai Catch-all party," ujarnya.
Artikel Terkait
Pertemuan Jokowi, Eggi Sudjana, dan Damai Lubis: Analisis Dampak Politik Menuju Pemilu 2029
SBY Serukan Sidang Darurat PBB: Ancaman Perang Dunia III Makin Nyata, Ini Analisisnya
Gerakan Rakyat Dukung Anies Baswedan Capres 2026, Targetkan Jadi Partai Politik
Polemik Ijazah Jokowi 2026: Sidang CLS, Saksi Kunci, dan Perubahan Sikap Eggi Sudjana