"Jokowi rajanya, kok bisa-bisanya berakting layaknya punggawa," ujar Erizal dalam analisis politiknya.
Pola Politik yang Mulai Mudah Terbaca
Erizal menambahkan bahwa langkah politik Jokowi kini dinilai mulai mudah dibaca, berbeda dengan masa lalu. Menurutnya, hal ini terjadi karena banyak pihak memilih diam dan menonton, sementara Jokowi terlihat sibuk melakukan berbagai manuver.
"Besar kemungkinan orang baru akan mulai bergerak di saat Jokowi sudah selesai dan kehabisan segalanya," pungkas Erizal.
Analisis ini menyimpulkan bahwa dukungan terhadap manuver politik Jokowi tidak hanya berkurang dari kalangan oposisi, tetapi juga dari partai-partai pendukung koalisi dan elemen masyarakat sipil.
Artikel Terkait
Prabowo vs Jokowi: Analisis Pola Permainan Politik dan Manuver Terbaru 2026
Rocky Gerung Kritik Pendidikan: Anggaran 20%, Feodalisme, hingga Sindiran Tut Wuri Malsuin Ijazah
5 Tanda Keretakan Hubungan Jokowi dan Prabowo Menurut Ray Rangkuti
Rocky Gerung: Jaga Tradisi Intelektual Yogyakarta dari Politik Pragmatis dan Otoritarianisme