Prabowo, sebagai kepala negara, menyatakan bertanggung jawab memastikan supremasi hukum berjalan benar. Ia bahkan menyatakan keberanian untuk menggunakan hak konstitusional seperti abolisi dan amnesti jika menemukan ketidakadilan.
Pentingnya Kepastian Hukum dan Pemerintahan yang Bersih
Presiden ke-8 Indonesia itu juga menekankan pentingnya standar pembuktian 'beyond a reasonable doubt' dalam setiap putusan pengadilan. Menurutnya, putusan hukum tidak boleh menimbulkan keraguan sedikit pun.
“Kalau ada kemungkinan bahwa terdakwa itu mungkin tidak bersalah, kita tidak boleh memberi keputusan yang final kepada mereka itu,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa kepastian hukum adalah fondasi utama stabilitas nasional dan keberhasilan negara. Ia menambahkan, berdasarkan pembelajaran sejarah, tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintahan yang bersih dan adil.
“Rakyat kita harus merasa hidup dalam masyarakat di mana pemerintahnya bersih dan adil. Ini syarat dari keberhasilan suatu negara,” tutupnya.
Artikel Terkait
Kritik Tajam Mohammad Sobary ke Jokowi: Ijazah, Nalar Politik, dan Kekecewaan Mantan Pendukung
PDIP Sindir Tahlilan di Rumah Jokowi: Politisasi Agama atau Kritik Politik?
Jokowi Ditinggalkan Partai & Masyarakat Sipil? Analisis Manuver Politik Terkini
Prabowo vs Jokowi: Analisis Pola Permainan Politik dan Manuver Terbaru 2026