Anak dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menjelaskan bahwa anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk menuntaskan kemiskinan atau mengurangi beban hidup rakyat.
“Jadi kalau orientasinya adalah membangun proyek-proyek atau mega proyek yang luar biasa, mercusuar, tetapi tidak berpengaruh langsung, tidak berdampak langsung kepada masyarakat kecil, rasanya tidak adil,” jelasnya.
Oleh karena itu dia menegaskan prioritas Partai Demokrat dan kepemimpinan Jokowi sangat kontras, baik dari cara mengambil keputusan hingga menjalani birokrasi pemerintah.
“Bagaimana tata kelola pemerintahan itu harus akuntabel, kapabel sehingga cakap bisa benar-benar mengelola permasalahan bangsa yang begitu kompleks,” pungkas dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026