"Mereka semua juga menyampaikan, 'Ketum jangan gentar kami ada semua bersama-sama Ketum'. Itu adalah sebuah janji, sebuah komitmen, tapi juga sebuah doa bahwa pada akhirnya kita harus kembali," tegasnya.
Lebih lanjut, AHY menilai intrik politik yang menerpa Partai Demokat merupakan bentuk kecintaan Tuhan pada partainya. Menurutnya, kejadian tersebut mesti dimaknai dengan positif karena terlepas dari jalan yang dinilai tidak baik.
"Tentunya kita sekali lagi bersyukur, bersyukur Allah menyelamatkan kita, Allah melindungi kita, Allah menunjukkan ketempat yang lebih baik. Itu yang harus kita syukuri," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat resmi mencabut dukungannya atas Bakal Calon Presiden (Bacapres), Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Partai Demokrat juga memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) lantaran merasa dikhianati oleh mitra koalisinya, Partai NasDem.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Kekeliruan Rektor UGM Soal Tanggal Lulus Jokowi: Fakta dan Kronologi Lengkap
TPUA Klaim Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung dengan Kubu Jokowi
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti