Karena, kata Muslim, Ganjar saat ini posisinya sebagai Bacapres PDIP. Apalagi KPU belum memulai waktu kampanye.
"Jadi azan dengan munculkan wudu dan salat GP (Ganjar Pranowo) di RCTI sebagai kampanye terselubung. Ini mempolitisasi agama," kata Muslim.
Padahal, menurut Muslim, pemerintah kerap kali mengingatkan masyarakat atau siapapun untuk tidak melakukan politik identitas.
"Tapi politisasi agama sebagai alat kampanye malah dikerjakan dalam kasus azan ini. Tindakan RCTI masuk kategori politisasi agama," pungkas Muslim.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026