Intinya, dia mengecam penggunaan frekuensi publik untuk kepentingan capres tertentu.
“Surat Terbuka: Kepada konglomerat media yang merangkap pemilik parpol dan tim sukses capres, sebelum kita bertengkar terlalu jauh. Tolong hentikan penggunaan frekuensi publik untuk kepentingan partai dan capres kalian,” tulis mantan Wakil Ketua DPR RI itu.
Lebih lanjut, Fahri juga meminta kepada pemilik media tersebut untuk bisa menghormati proses demokrasi di tanah air.
“Hormati demokrasi!” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PDIP Terbitkan Surat Edaran Larangan Korupsi: Isi & Instruksi Megawati
Respons PDIP Soal Ambisi PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029: Analisis & Target Kaesang
Megawati Institute Resmi Beroperasi: Think Tank Pancasila Diresmikan di Rakernas PDIP ke-53
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo Dikonfirmasi Sekjen ReJo