"Jadi perlu juga kita ingatkan kepada Jokowi dia tidak membuat kesalahan-kesalahan di waktu yang lama, bagaimana ini butuh proses butuh waktu. Megawati sendiri dulu Ketua DPC Jakarta Pusat dalam karir politik dia, gak ada main di karbit-karbit ini," tuturnya.
Panda pun meminta Jokowi tidak memaksakan Gibran dan Kaesang memperjuangkan kepentingan politik orang tua. Biarkan Gibran dan Kaesang berkarir sesuai jalan mudanya.
"Jangan kita paksakan dia memperjuangkan mimpi kita, biarlah dia di generasinya dengan proses dia usia mudanya, karena nanti kalau bapaknya udah gak jadi presiden siapa yang mau bertamu kepada dia, gak ada lagi," ujarnya.
Panda menyebut, banyak anak pejabat yang masih muda karir politiknya kandas. Menurutnya, tidak ada sejarah legendaris dari anak pejabat yang mendapatkan sesuatu secara instan.
"Banyak pengalaman-pengalaman anak anak pejabat anak-anak penguasa itu banyak semua hampir kandas, tidak ada yang kemudian jadi cerita legendaris ini anaknya si ini, anaknya si ini jadi ini, gak ada," tutur Panda.
"Karena memang butuh waktu butuh proses gak bisa dipaksa paksakan, jadi kenapa dulu saya bilang anak ingusan, karena harus butuh suatu proses," ujarnya.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026