NARASIBARU.COM -Aksi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan kantor Kementerian Investasi/BKPM dibubarkan paksa oleh preman bayaran.
Mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Barat, Rhezki Jovie Pratama menyayangkan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia sebagai senior HMI tidak memberikan contoh yang baik bagi para kader. Padahal, mereka membela masyarakat Rempang atas kedzaliman.
“Hal ini sangat memalukan, Bahlil adalah senior HMI yang harusnya menjadi contoh dan tauladan kepada adik- adiknya di HMI tapi malah menyewa preman bayaran untuk menjaga kantornya,” kata Jovie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?