Butet memastikan dirinya tidak sedang mendikte apalagi menggurui Jokowi. Dia yakin Jokowi punya pemikiran dan insting yang tajam, yang pada akhirnya bisa memberikan yang terbaik. Yaitu, memenuhi harapan kami yang bekerja di ranah kebudayaan.
“Dari tempat kami bekerja, saya hanya bisa mengingatkan selagi kesempatan itu masih ada,” tegasnya.
Kepada Jokowi, Butet mengaku ikhlas membantu selama ini karena alasan kebaikan bersama. Bantuan itu sekadar “ngelingke” atau mengingatkan.
“Eling sangkan paraning dumadi. Selalu waspada bahwa ‘melik kuwi nggendong lali’,” lanjutnya.
“Semoga njenengan dilimpahi kesehatan jiwa-raga, ketajaman pikir dan keluasan imajinasi tak bertepi. Moga-moga mukjizat itu benar-benar terjadi. Semesta akan membimbing. Nuwun,” tutup Butet.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?