Dikatakan Adhie, dalam membangun bangsa, rezim yang sedang memimpin seharusnya bisa menggandeng intelektual dari kampus-kampus ternama.
Masih kata Adhie, sebaliknya, jika rezim tak ingin bangsanya maju, maka akan ada kebijakan yang membatasi ruang gerak intelektual kampus.
"Pemerintahan cerdas akan kerjasama dengan intelektual patriot bikin universitas top," katanya.
"Rezim bodoh kerjasama dengan intelektual idiot bikin kampus jadi kempes. Nah!" tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Kekeliruan Rektor UGM Soal Tanggal Lulus Jokowi: Fakta dan Kronologi Lengkap
TPUA Klaim Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung dengan Kubu Jokowi
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti