"Ini selaras dengan prinsip atau value yang selama ini dipegang teguh di kalangan santri dan Nahdiyin pada umumnya yaitu al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yakni mempertahankan nilai-nilai lama yang relevan atau tradisi-tradisi yang yang relevan atau tradisi-tradisi yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman" kata Rouf.
Rouf menjelaskan perubahan yang diinginkan masyarakat adalah perubahan keadilan sosial, pemerataan pembangunan, dan kesetaraan bagi seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.
Rouf menilai Anies Baswedan memiliki kedekatan kuat terhadap kalangan Nahdliyin. "Kami bisa melihat rekam jejak beliau selama di DKI beliau itu sangat dekat dengan kalangan Nahdliyin" ujar dia.
Rouf juga menyampaikan Anies sudah terbukti di DKI Jakarta mampu menyatukan berbagai kelompok agama. "Kalangan kelompok agama tidak hanya Islam ya tapi juga dengan kelompok-kelompok agama yang lain baik dari apa dari Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu dan semua agama-agama yang ada di Indonesia" jelas Rouf.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?