"Tidak ada manusia tanpa cela. Kita harus memusatkan perhatian pada kebaikan dan bukan pada keburukan, karena kapan selesainya jika terus-menerus menjelekkan?"
Prabowo juga memberikan contoh konkret melalui hubungannya dengan Presiden Joko Widodo sebagai sumber inspirasi.
Meskipun pernah berada di jalur politik yang berbeda, keduanya tetap menunjukkan kesatuan untuk mencapai kedamaian.
"Pak Jokowi dan saya, kami telah memberikan contoh bahwa pemimpin harus bersatu untuk kebaikan rakyatnya. Kita bersaing untuk kebaikan, untuk melayani," ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo Misi Kemanusiaan : Soroti Nasib Petani Nelayan, Gelontorkan Program Hidup Sejahtera
Dengan seruannya untuk perdamaian, Prabowo Subianto berharap agar masyarakat memilih pemimpin yang memprioritaskan persatuan di tengah perpolitikan yang semakin memanas.
Saat kita menghitung hari menuju tanggal pemungutan suara pada 14 Februari mendatang, Prabowo mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan demi stabilitas bangsa.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: catatanfakta.com
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026