"Kalau ada orang yang dipecat Hanura, kasihan mau dijual-jual ke mana juga enggak laku. Kalau laku pun, bodoh juga yang nerima dia," kata Oso di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023).
Menurut dia, kabar mengenai para mantan kader Partai Hanura yang masuk ke partai-partai politik lain tidak akan mengganggu aktivitas partainya.
"Jangan yang cari-cari panggung di-pikirin. Nyari panggung kalau enggak laku ya tetap enggak laku dan orang mencari track record orang-orang yang bicara besar," ujar Oso.
Sebelumnya, Wiranto menyerahkan lebih dari 100 mantan kader Hanura yang tergabung dalam komunitas Jendral Wiranto Club alias JW Club ke PPP.
Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga telah menyatakan kesediannya untuk menerima mantan kader Partai Hanura.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan Capres 2029, Demokrat Pertanyakan Verifikasi Partai di KPU
Pertemuan Jokowi dengan Damai-Eggi: Kesepakatan Rahasia Soal Kasus Ijazah Palsu Terungkap
Partai Baru di Indonesia: Pragmatis Tanpa Ideologi, Analisis Pakar Politik
Pertemuan Jokowi, Eggi Sudjana, dan Damai Lubis: Analisis Dampak Politik Menuju Pemilu 2029