Karena menurut loyalis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, Budi Arie seharusnya mundur dari jabatan Menkominfo. Dan diketahui, peretasan PDNS 2 mengakibatkan 210 instansi baik pusat maupun daerah terdampak.
"Data kena retas kok bersyukur? Harusnya mundur bud," ucapnya, dikutip dari akun X pribadinya, Jumat (28/6).
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi merasa bersyukur karena peretasan terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya bukan dilakukan negara lain.
Budi Arie menyampaikannya dalam rapat kerja di Komisi I DPR, Kamis (27/6) yang turut dihadiri Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian. Ia memastikan motifny adalah ekonomi.
"Di forum ini saya ingin tegaskan bahwa kesimpulan mereka ini non state actor dengan motif ekonomi. Itu sudah alhamdulillah dulu," kata Budi dalam rapat, dikutip dari CNN Indonesia.
Ia pun mengaku sedikit lega dengan kesimpulan dari pihaknya dan tim yang sedang bekerja, pasalnya dalam setiap kasus pertasan analisa motifnya hanya dua, yaitu state actor alias dilakukan negara lain untuk menyerang sistem keamanan nasional dan non-state actor alias dilakukan untuk motif lain.
Artikel Terkait
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?