Para demonstran berbusana putih dan hitam dengan membawa atribut bendera Palestina, spanduk bertuliskan “Stop Genocide”, “kami tidak mengakui Israel”, serta potret gambar Haniyeh bertuliskan “selamat bagimu Haniyeh”.
“Darah pemimpin akan semakin membangkitkan semangat kami dalam membela Gaza, dan jarak kemenangan Palestina akan semakin dekat,”kata salah satu orator, Nurjannah.
Haniyeh tewas di ibu kota Iran, Teheran, pada Rabu (31/7). Haniyeh dibunuh dengan bom yang diledakkan dari jarak jauh.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?