NARASIBARU.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku tidak akan netral di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 atau akan ikut cawe-cawe.
Menurut Rocky Gerung, publik akan melihat Jokowi sebagai kepala negara yang tidak puas menjabat sekitar lebih dari 7 tahun, sehingga melakukan cawe-cawe akan masa jabatannya diperpanjang.
"Ini adalah satu peristiwa yang akan orang ingat ada seorang presiden yang tidak puas selama 7 tahun, lalu berupaya untuk cewe-cewe supaya sangat mungkin dia diperpanjang lagi 3 tahun atau dipanjang 5 tahun," ucapnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (30/5).
Pengakuan Jokowi membuat kecurigaan publik lengkap, karena ia pasti akan memihak calon presiden yang didukungnya dengan sumber daya yang dipunyai pihaknya.
Artikel Terkait
Analisis Pemilu 2029: Hensat Ungkap Peluang Petahana Lebih Besar daripada PDIP vs PSI
Prabowo Tantang Pakar Nilai Kinerja, Janjikan Kejutan Ekonomi Indonesia
Luhut Kritik OJK: Komisioner Terlalu Berkuasa & Usul Rekrut Anak Muda
Strategi Demokrat Tolak Pilkada DPRD: Persiapan AHY Menuju Pilpres 2029