NARASIBARU.COM -Presiden Joko Widodo dinilai berlagak seolah memanggil Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto akibat Proposal Perdamaian Ukraina ditolak Rusia.
“Itulah strategi Jokowi menjagai keamanan pemerintahannya dari kritik-kritik keras,” ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/6).
Menurutnya, kebijakan Prabowo mengajukan proposal perdamaian Ukraina-Rusia juga diketahui Jokowi. Sehingga, wajar apabila muncul kritik kepada pemerintahan setelah ini.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026