BISNIS PEKANBARU - Tesla menarik kembali lebih dari 1,6 juta kendaraan listrik Model S, X, 3 dan Y di Tiongkok karena masalah pada kemudi berbantuan otomatis dan kontrol kait pintu.
Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) Tiongkok mengumumkan penarikan tersebut pada hari Jumat, 5 Januari 2024.
Pihaknya mengatakan bahwa Tesla Motors di Beijing dan Shanghai akan menggunakan peningkatan jarak jauh untuk memperbaiki masalah tersebut.
Baca Juga: CEO Indodax Desak Pertimbangan Ulang Pajak Aset Kripto
“Untuk kendaraan yang termasuk dalam cakupan penarikan ini, ketika fungsi kemudi berbantuan otomatis diaktifkan, pengemudi dapat menyalahgunakan fungsi mengemudi berbantuan gabungan tingkat dua, sehingga meningkatkan risiko tabrakan kendaraan dan membahayakan keselamatan,” kata SAMR.
Penarikan tersebut juga mencakup 7.538 model Tesla yang diimpor yang dibuat antara 26 Oktober 2022 hingga 16 November 2023.
Penarikan ini terjadi karean ada “masalah dengan kontrol logika buka kunci pintu”.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara