BISNIS PEKANBARU - Perekonomian kawasan ASEAN 3 diperkirakan akan meningkat sebesar 4,5 persen pada tahun 2024 dan Indonesia kemungkinan akan mengalami pertumbuhan sebesar 5,2 persen pada tahun ini, menurut sebuah laporan.
Kantor Penelitian Makroekonomi ASEAN 3 (AMRO) baru-baru ini menerbitkan pembaruan triwulanan mengenai prospek ekonomi regional. ASEAN 3 mencakup 10 negara anggota blok tersebut, termasuk Tiongkok, Hong Kong, Jepang, dan Korea.
Laporan bulan Januari menunjukkan bahwa AMRO memutuskan untuk mempertahankan perkiraan 4,5 persen untuk ASEAN 3.
AMRO mengaitkan pertumbuhan ini dengan membaiknya permintaan eksternal di tengah ketahanan permintaan domestik.
Pariwisata yang kembali pulih ke tingkat sebelum pandemi, ditambah dengan pemulihan bertahap sektor properti Tiongkok, juga akan memacu pertumbuhan regional.
“Meskipun demikian, moderasi pertumbuhan di AS dan kawasan euro kemungkinan akan membatasi sejauh mana peningkatan ekspor regional. Optimisme yang lemah dari para eksportir regional terhadap pesanan di masa depan sebagaimana tercermin dalam survei indeks manajer pembelian baru-baru ini menyoroti berlanjutnya ketidakpastian seputar prospek perdagangan,” demikian bunyi laporan AMRO.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara