Baca Juga: Roadshow Tiga Provinsi, MRR Yakin AMIN Lolos Putaran Kedua Pilpres 2024
Mardiana menyangkan, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap orang-orang yang menikmati aliran dana website desa tersebut malah memhiarkan berkeliaran diluar.
Proyek pengadaan website desa tambah Mardiana, bukan hanya di kecamatan Rio Pakava tetapi di 158 desa di Kabupaten Donggala.
Mardiana menduga, penyidik sengaja fokus di satu kecamatan saja agar bisa melindungi para aktor dalam kasus ini dan hanya mengorbankan dirinya.
Baca Juga: Donasi Rp80 Juta Terkumpul di Konser Amal Akhir Tahun untuk Palestina di Makassar
"Jangan cuma saya dikorbankan karna yang pake uang itu pak Kasman Lassa, ibu Hikmah, pak Lubis dan Muhlis" terang Mardiana.
Mardiana menambahkan, walaupun dirinya telah ditahan oleh penyidik, dirinya tidak akan rela dunia dan akhiraat jika para aktor tidak ikut di penjarakan.(Ahmad Muhsin/Onco/MetroSulteng)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrosulteng.com
Artikel Terkait
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi BBM Pertamina Senilai Rp 285 Triliun
Ahok Bongkar Korupsi Pertamina: Periksa Erick Thohir dan Jokowi untuk Tuntas
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media
Ahok Desak Jaksa Periksa Erick Thohir & Jokowi Soal Korupsi Minyak Mentah Pertamina