Baiq Diyah Ganefi berharap di tahun 2024, Lombok tidak perlu lagi mendatangkan suplai sayuran dari luar daerah. Diharapkan, hasil produksi panen para tani lokal bisa memenuhi kebutuhan pasar di Lombok.
"Tentunya dengan cara memberikan petani bantuan seperti pupuk dan bagaimana merawatnya," imbuhnya.
Dia juga mendorong para ibu untuk memaksimalkan pekarangan rumah untuk ditanami holtikultura. Sehingga bisa ikut menstabilkan harga di pasar.
“Kalau ibu-ibu ini punya space sedikit di rumahnya bisa ikut menanam. Saya itu di atasnya ada terong ada kemangi ada cabai walaupun sedikit bisa manfaatkan pekarangan,” jelas dia. (nur)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokpost.jawapos.com
Artikel Terkait
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak Ngojek, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus Korban Tuduhan Spons