Para pemimpin Yordania, Mesir dan Palestina mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan masyarakat internasional agar mempertahankan tekanan bagi gencatan senjata segera di Gaza dan untuk melindungi warga sipil Palestina.
Baca Juga: Israel Mulai Diadili Mahkamah Internasioal, Tonton Siaran Langsungnya di Link Ini
Para pemimpin juga menyoroti perlunya warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke rumah mereka di Gaza, dan mereka menolak setiap upaya Israel untuk menduduki kembali sebagian wilayah tersebut setelah perang.
PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pernyataan yang ditayangkan televisi pada Rabu malam bahwa Israel “tidak berniat untuk menduduki Gaza secara permanen atau menyingkirkan populasi sipilnya.”
“Israel memerangi teroris Hamas, bukan populasi Palestina, dan kami melakukannya dengan mematuhi sepenuhnya hukum internasional,” katanya.
Israel telah setuju untuk mengizinkan satu misi PBB untuk mengevaluasi situasi di Gaza Utara yang dilanda perang terkait kepulangan para pengungsi Palestina secara aman.
Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, Rabu mengatakan bahwa misi ini “bergantung pada jaminan keamanan” dari Israel.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokpost.jawapos.com
Artikel Terkait
Habib Rizieq Kritik Pandji Pragiwaksono: Jangan Lecehkan Salat di Stand-up Netflix
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan FPI ke Polisi: Tuduhan Penistaan Agama dari Materi Stand Up Comedy Mens Rea di Netflix
Ahmad Sahroni Klaim Rugi Rp 80 Miliar: Kronologi Penjarahan Rumah & 5 Mobil Mewah
Influencer Timothy Ronald Dilaporkan Polisi: Modus Penipuan Investasi Kripto Manta Rugikan Korban Miliaran