NARASIBARU.COM - Tanggapan IB HRS buat Gubernur Jabar KDM Stop Islamphobia ⛔️
"Kita lihat Gubernur Jawa Barat, ada Rumah Sakit Umum Daerah di Jawa Barat. Namanya Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan.
Nah, kenapa dikasih nama Al-Ihsan? Karena dulu waktu bangunnya kerja sama Pemda dengan BAZIS Badan Amil Zakat.
Nah, saya mau tanya, bagus nggak itu nama AL-IHSAN? Bagus, tapi ada yang gerah.
Nah, tau-tau Gubernur sekarang minta ganti dengan Welas Asih.
Kita nggak katakan Welas Asih itu jelek. Tapi ada urusan apa Al-Ihsan diganti dengan Welas Asih?
Kalau Gubernur mau bikin rumah sakit baru, kasih nama Welas Asih. Silakan.
Bikin rumah sakit baru, namanya rumah sakit Sampurasun, silahkan.
Bikin rumah sakit baru, namanya rumah sakit Welas Asih, silahkan.
Padahal AL-IHSAN itu sudah jadi bahasa Indonesia. Iman, Islam, Ihsan itu bahasa Arab yang sudah jadi bahasa Indonesia.
Siapa bilang ganti nama itu nggak berimbas? Ganti nama itu berat. Karena itu nanti menyangkut administrasi.
Berarti plangnya diganti, kop suratnya diganti, kop amplopnya diganti, setempelnya diganti. Bukan itu lagi. Sertifikatnya juga diperbaiki. Perizinannya juga namanya mesti diperbaiki lagi. Itu semua biaya."
SELENGKAPNYA VIDEO!
👇👇
[VIDEO]
Yg lebih penting dari sekedar ganti nama tuh byk. Pelayanan ditingkatkan tanpa ada diskriminasi, pasien sekarat lsg ditangani dgn mengedepankan rasa kemanusiaan. Pertanyaannya apakah ganti nama itu bisa menjamin semuanya menjadi lbh baik ?
— Frans Makkulau🕊️ (@Frans_Makkulau) July 5, 2025
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Pertemuan dengan Jokowi Ibarat Musa dan Firaun: Analisis & Respons Terkini
Demo Ojek Online 2026 di Monas & Kedubes AS: 1.541 Personel Amankan Aksi
Stop Impor Solar 2026: Indonesia Akhiri Antrean Panjang & Hemat Triliunan Rupiah
Pria Tertua Arab Saudi Meninggal di Usia 142 Tahun, Tinggalkan 134 Keturunan