Elida juga mengungkap peristiwa pengusiran saat pertemuan di kantor mantan pimpinan KPK Abraham Samad. Saat itu, Eggi Sudjana tengah sakit dan dirawat di rumah sakit, sehingga Elida bersama Muslim Arbi hadir mewakili. Namun, mereka justru diminta keluar oleh Khoizinuddin.
"Padahal inisiasi awal semuanya dari Bang Eggi. Tapi justru Bang Eggi dan timnya disingkirkan," kata Elida.
Status Hukum Eggi Sudjana dan Gelar Perkara Ijazah Jokowi
Elida menekankan bahwa posisi Eggi Sudjana dalam perkara yang menjeratnya tidak berkaitan langsung dengan isu ijazah Jokowi, melainkan tuduhan penghasutan, pencemaran nama baik, dan fitnah. Bahkan, Eggi belum pernah diperiksa atau dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) karena kondisi kesehatannya.
Sebelumnya, Elida juga mengungkap momen saat ijazah asli Jokowi akhirnya diperlihatkan dalam gelar perkara khusus di Mapolda Metro Jaya. Ia menggambarkan suasana tegang dan perdebatan sengit sebelum akhirnya segel dibuka. "Akhirnya sepakat, mereka tidak berkutik karena itu hak kepolisian untuk membuka," ungkap Elida.
Klaim Sentuh dan Raba Emboss Ijazah vs Bantahan Kubu Roy Suryo
Elida mengaku sempat menyentuh ijazah dan merasakan adanya emboss atau tulisan timbul. "Saya tusuk dengan ujung jari, saya pegang ada embos. Ada watermark-nya... Saya melihat, saya merinding dan terharu," tuturnya.
Namun, klaim ini dibantah keras oleh kuasa hukum Roy Suryo Cs, Abdul Gafur Sangaji. Gafur menegaskan bahwa penyidik melarang siapa pun menyentuh barang bukti tersebut. "Ijazah itu... dilapisi plastik keras. Tidak mungkin jari bisa masuk. Saya sendiri tidak menyentuh karena dilarang penyidik," tegasnya. Ia menyebut pernyataan Elida menyesatkan publik.
Polemik Belum Berakhir: Tuntutan Uji Forensik Independen
Abdul Gafur menegaskan bahwa gelar perkara bukan forum untuk memutuskan keaslian. Pihaknya secara resmi meminta penyidik membuka akses uji laboratorium forensik independen bagi para tersangka. Mereka mengusulkan Laboratorium Forensik Universitas Indonesia dan BRIN untuk pemeriksaan yang berimbang.
"Ijazah ini bukan ijazah sembarangan. Ini ijazah mantan Presiden RI. Sejarah akan mencatat polemik ini," kata Gafur. Polemik ijazah Jokowi dipastikan masih akan bergulir panjang di ranah hukum dengan tuntutan transparansi dan uji ilmiah sebagai sorotan utama.
Artikel Terkait
Indonesia Menang Lelang Lahan Haji 500 Meter dari Masjidil Haram, Tampung 25.000 Jemaah
Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Kronologi Lengkap & Respons Terbaru Kasus Doktif
Dugaan Rapat Rahasia di Doha: Transisi Venezuela Tanpa Maduro Terungkap
Anrez Adelio Dilaporkan Polisi: Kronologi Pelecehan hingga Korban Hamil 8 Bulan