Dino Patti Djalal Peringatkan Risiko Rp17 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Trump

- Jumat, 23 Januari 2026 | 17:25 WIB
Dino Patti Djalal Peringatkan Risiko Rp17 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Trump

Dino juga menyoroti kejanggalan komposisi anggota dewan. Kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di dalam dewan ini dipertanyakan, sementara posisi perwakilan resmi Palestina tidak jelas. Tanpa keterlibatan setara, solusi dua negara dianggap hanya akan menjadi wacana.

Dino mengingatkan pemerintah untuk mempertegas sikap diplomasi agar Indonesia tidak dicap sebagai 'anak buah' Trump. "Kita harus pastikan Dewan Perdamaian ini tidak menyaingi apalagi melangkahi wewenang PBB," tambahnya.

Sorotan Tajam pada Iuran Fantastis Rp17 Triliun

Masalah iuran keanggotaan juga menjadi sorotan. Menanggapi tuntutan Trump agar anggota permanen menyetor dana US$1 miliar atau setara Rp17 triliun, Dino menasihati agar Indonesia tidak membayar iuran fantastis tersebut.

Di tengah situasi ini, Dino mendorong Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta untuk tampil lebih aktif dalam diplomasi dunia Islam. Penjelasan transparan dari Kementerian Luar Negeri dinanti untuk menjawab keraguan publik terkait Piagam Dewan Perdamaian yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto di Davos.

Meski disebut sebagai momen bersejarah, para diplomat senior mengingatkan bahwa niat baik saja tidak cukup. Ketajaman dalam membaca kepentingan internasional adalah kunci agar Indonesia tetap tegak pada amanat konstitusi mendukung Palestina.


Halaman:

Komentar