Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Armada USS Abraham Lincoln Bergerak ke Timur Tengah
Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran secara resmi menempatkan status militernya dalam siaga tinggi, sebagai respons atas pergerakan besar-besaran armada militer Amerika Serikat yang mendekati kawasan tersebut. Eskalasi ini ditandai dengan pesan visual keras dari Pemerintah Iran.
Mural Pesan Politik: "Kau Akan Menuai Badai"
Pada Minggu, 26 Januari 2026, otoritas Iran memasang mural raksasa di Lapangan Enghelab, pusat Kota Teheran. Karya visual ini secara terbuka menggambarkan kesiapan perang dengan adegan simbolik:
- Sebuah kapal induk AS digambarkan hancur.
- Pesawat tempur terbakar di dek penerbangan.
- Tubuh-tubuh korban bergelimpangan.
Aliran darah dalam mural tersebut mengalir ke laut membentuk pola yang menyerupai garis-garis bendera Amerika Serikat. Di sudutnya, tertulis slogan bernada ancaman: "If you sow the wind, you will reap the whirlwind" atau "Jika kau menabur angin, kau akan menuai badai." Otoritas Iran menegaskan mural ini adalah pesan politik langsung kepada Washington, bukan sekadar karya seni.
Pergerakan Militer AS: Armada dan Jet Tempur Dikerahkan
Pemasangan mural bersamaan dengan laporan pergerakan kelompok kapal tempur AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kapal perang pengiringnya, menuju Timur Tengah. Komando Pusat AS (CENTCOM) juga mengonfirmasi keberadaan jet tempur F-15E Strike Eagle di wilayah tersebut.
Presiden AS kala itu, Donald Trump, menyatakan, "Kita memiliki armada besar yang menuju ke arah sana dan mungkin kita tidak perlu menggunakannya." Pernyataan ini diinterpretasikan banyak pihak sebagai sinyal bahwa opsi militer tetap terbuka.
Artikel Terkait
Hogi Minaya: Kronologi Lengkap, Kasus Hukum, dan DPR Panggil Kapolresta Sleman
Suami Jadi Tersangka Usai Lawan Jambret: Kompolnas Soroti Ancaman bagi Ketahanan Masyarakat
Polda Metro Periksa Novel Bamukmin, Lapor Pandji Pragiwaksono soal Stand Up Comedy Mens Rea di Netflix
Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Selamatkan Nyawa, 3 Pelaku Tewas