Peringatan Iran: Setiap Serangan adalah Perang Habis-habisan
Seorang pejabat senior Iran, yang berbicara secara anonim kepada The Independent, memberikan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa Iran akan menganggap setiap bentuk serangan AS—baik terbatas maupun skala besar—sebagai deklarasi perang habis-habisan.
"Kali ini kami akan menganggap setiap serangan... sebagai perang habis-habisan terhadap kami. Kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin," tegas pejabat tersebut. Ia menambahkan bahwa militer Iran telah disiapkan untuk skenario terburuk, yang menjadi alasan status siaga tinggi di seluruh negeri.
Analisis: Eskalasi Simbolik Menuju Konfrontasi?
Para pengamat menilai langkah Iran memasang mural peringatan publik sebagai bentuk eskalasi simbolik yang jarang terjadi. Tindakan ini menunjukkan ketegangan telah melampaui diplomasi biasa, masuk ke ranah pertarungan persepsi dan psikologi geopolitik.
Iran memandang pergerakan militer AS sebagai ancaman terhadap kedaulatan, terutama di tengah tekanan internasional soal penanganan protes dalam negeri. Dengan mural dan pernyataan perang habis-habisan, Tehran berupaya memproyeksikan kekuatan dan tekad untuk membalas setiap agresi dengan konsekuensi maksimal.
Situasi ini menempatkan Timur Tengah pada titik rawan, di mana salah satu miskalkulasi dapat memicu konflik terbuka. Kedua pihak terlihat sedang menguji ketahanan dan komitmen satu sama lain di kancah global.
Artikel Terkait
Hogi Minaya: Kronologi Lengkap, Kasus Hukum, dan DPR Panggil Kapolresta Sleman
Suami Jadi Tersangka Usai Lawan Jambret: Kompolnas Soroti Ancaman bagi Ketahanan Masyarakat
Polda Metro Periksa Novel Bamukmin, Lapor Pandji Pragiwaksono soal Stand Up Comedy Mens Rea di Netflix
Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Selamatkan Nyawa, 3 Pelaku Tewas