Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS

- Kamis, 29 Januari 2026 | 10:50 WIB
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS

Iran Ancam Serang "Jantung Tel Aviv" Jika Amerika Serikat Melancarkan Agresi Militer

Pejabat tinggi Iran mengeluarkan peringatan keras mengenai kemungkinan serangan balasan terhadap situs-situs sensitif Israel, termasuk pusat kota Tel Aviv, jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Republik Islam. Pejabat Iran menyatakan Israel akan merasakan pembalasan yang belum pernah terjadi sebelumnya jika perang pecah.

Peringatan Resmi dari Dewan Keamanan Nasional Iran

Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menegaskan melalui akun X dalam bahasa Persia dan Ibrani bahwa serangan terbatas dari AS adalah sebuah ilusi. "Setiap tindakan militer oleh Amerika, dalam bentuk apa pun dan pada tingkat apa pun, akan dianggap sebagai awal perang," tulisnya. Ia menambahkan bahwa tanggapan Iran akan bersifat segera, komprehensif, dan ditujukan kepada agresor, "ke jantung Tel Aviv, dan kepada semua yang mendukung agresor."

Kesiapan Militer dan Opsi Diplomasi Nuklir

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga menyampaikan peringatan serupa. Ia menegaskan Angkatan Bersenjata Iran siap menanggapi dengan keras setiap operasi militer AS. "Dengan jari-jari mereka di pelatuk—akan segera dan dengan kuat menanggapi setiap agresi," tulisnya di X.

Namun, di sisi lain, Araghchi tidak menutup kemungkinan untuk kesepakatan baru mengenai program nuklir Iran. Ia menyatakan Iran terbuka untuk kesepakatan yang saling menguntungkan, adil, dan merata, yang menjamin hak Iran atas teknologi nuklir damai serta menjamin tidak adanya pengembangan senjata nuklir.


Halaman:

Komentar