NARASIBARU.COM - Kepala tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, diyakini sudah meninggal atau dipenjara. Sementara pertemuan Prigozhin dan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa hari setelah upaya pemberontakan kemungkinan dimanipulasi.
Hal itu diyakini oleh pensiunan jenderal Amerika Serikat (AS), Robert Adams, yang sebelumnya menjabat sebgai Komandan Pasukan AS di Korea.
"Pendapat pribadi saya adalah saya ragu kita akan melihat Prigozhin lagi di depan umum. Saya rasa dia akan disembunyikan, atau dikirim ke penjara, atau ditangani dengan cara yang lain. Tapi saya ragu kita bisa melihatnya lagi," ujarnya kepada ABC News pada Rabu (12/7).
Ketika ditanya apakah ia percaya Prigozhin masih hidup, Adams mengaku meragukannya.
Artikel Terkait
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada: Klaim Anak Kandung dan Tuntut Ganti Rugi Miliaran
Eggi Sudjana dan Pengkhianatan Politik: Analisis Sejarah & Pelajaran untuk Bangsa
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Tujuan, Agenda & Dampak Geopolitik
Kontroversi Garansi Allah BGN: Target Nol Keracunan Makan Bergizi Gratis 2026 Mungkinkah?