“Gimana mau dikatakan gak waras, dia mengaku Islam tapi dia meragukan bahwa nabi Adam adalah manusia pertama kali yang diciptakan,” ungkapnya.
Gus Mufassir pun berharap pemerintah dan pihak terkait bisa memberikan ketegasan terhadap dugaan penistaan agama Panji Gumilang tersebut.
“Terkecuali dia memang bukan Islam dan tidak mengakui itu.Kami berharap kepada pemerintah, pak Jokowi, wakil Presiden, Kiyai Maruf Amin, Menko Polhukan Mahfud MD, dan bapak Kapolri, kami mohon pak,” harapnya.
Ia pun mengungkapkan tidak akan tinggal diam jika Panji Gumilang tidak bisa dijerat oleh hukum yang ada di Indonesia, khususnya mengenai penistaan agama dan toleransi beragama.
“Agama kami sekarang telah diinjak-injak. Kami siap toleransi antara umat beragama di Indonesia, tapi kalau seperti ini, Agama kami diinjak-injak oleh oknum tidak bertanggung jawab, yang mana dia mengaku Islam tapi perilakunya sangat merusak Islam, kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.
“Jangan sampai santri Jawa Timur, orang Jawa Timur bertindak sendiri membakar pondok pesantren Al-Zaytun,” tukasnya.
Sumber: disway
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis