Keadaan tersebut memicu Kilicdaroglu masuk ke ranah politik tapi gagal masuk dari Partai Demokrat. Akhirnya dengan adanya krisis finansial 2001 serta pengalamannya di bidang birokrasi membuatnya dapat masuk ke CHP.
Ia masuk parlemen setelah pemilu 2002, dimana CHP menjadi satu dari dua partai yang berhasil masuk ke parlemen. Begitu juga di pemilu 2007, ia kembali terpilih.
Memiliki pengalaman di parlemen, Kilicdaroglu mencalonkan diri sebagai walikota Istanbul, ibukota Turki. Meski ia kalah, Kilicdaroglu disorot karena kampanye yang baik dan berhasil menjadi runner-up CHP dengan 37% suara.
Adanya skandal rekaman video rahasia perselingkuhan ketua CHP, Deniz Baykal, membuat nama Kilicdaroglu semakin mengemuka. Ia pun naik menjadi ketua CHP pada konvensi partai Mei 2010.
CHP kian gemilang pada 2019, ketika partai berhasil memenangkan pemilihan walikota di lima dari enam provinsi terbesar di negara tersebut. Termasuk di dalamnya Ankara dan Istanbul.
Kini Kilicdaroglu sedang bersaing satu lawan satu dengan petahana dua dekade, Tayyip Erdogan. Selain dinilai sebagai oposisi setara oleh pengamat politik, ia berhasil mendapat dukungan dari walikota Istanbul dan Ankara, dua daerah besar di Turki.
Sumber: katadata.co.id
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan